4 Tips Optimalisasi Gambar untuk Meningkatkan SEO dan Traffic

Sebagai konten blog, gambar adalah keliru satu elemen krusial. Bahkan bagi sebagian blog (photo blog, infographic blog, serta image-based blog lainnya) gambar adalah konten utama. Di global web 2.0 ini, gambar telah sebagai objek visual yang sebagai santapan sehari-hari. Lihat saja web-web social curation misalnya Pinterest serta Instagram yg sekarang terus menjadi favorit mayoritas user Internet.

Di sisi lain, Google Image Search (mesin pencari gambar Google) adalah sumber terbesar serta utama para pengguna internet buat mencari gambar sinkron impian. Oleh karena itu, menjadi sumber traffic, optimalisasi search engine (SEO) melalui gambar merupakan bagian yang tidak kalah krusial. Penggalian traffic berdasarkan google image search tidak sanggup dilihat sebelah mata, lantaran memberikan jumlah yg relatif signifikan. Dalam Google search sendiri, optimalisasi gambar juga bisa memberikan value, terutama dalam pengayaan keyword pada dalam konten. (dalam atribut alt serta nama arsip).
Menurut ekonomis saya, ini sangat penting apabila konten anda mengandung gambar, yah.. Meskipun cuma satu. Dan tentunya, ini menjadi hal yg AMAT SANGAT MAHA PENTING apabila konten blog anda berbasis gambar, karena optimalisasinya sedikit banyak berbeda dengan SEO konten tulisan/artikel seperti kebanyakan blog. Terlebih lagi, layout baru Google Image search memungkinkan user menerima berbagai kabar tentang gambar tadi, termasuk link asal laman pemuat gambar.

Di blog lain, aku telah berbicara mengenai relevansi atribut alt dalam gambar bagi pengunjung dan search engine. Titik beratnya merupakan pada bagaimana atribut alt dapat menaruh value, bantuan, dan deskripsi bagi keduanya. Dalam kesempatan ini, aku akan lebih mengkhususkan pada optimalisasi gambar pada konteks SEO dan Blogger. Sedikit banyak akan ditemukan tips yang sama, tetapi akan lebih saya titikberatkan untuk pengguna Blogger.

Nah, buat merogoh manfaat berdasarkan gambar secara optimal berdasarkan segi SEO, berikut adalah 4 tips inti yg sudah saya persiapkan untuk anda:

1. Penggunaan Nama File Gambar

Nama arsip secara praktis merupakan identitas arsip yang unik, nir boleh sama pada dalam sebuah folder komputer, dan adalah alat identifikasi absolut. Sebagaimana fungsi tadi, nama file yang kentara akan memberikan pelukisan yang jelas pula. Ini pula berlaku bagi page web. Halaman web individual yg menampilkan file gambar sama halnya menggunakan file-arsip lain, contohnya file html, php, asp, dan seterusnya. 

Contoh: //tautweb.com/foldergambar/nama-arsip-gambar.jpg

Sebagaimana halnya optimasi url permalink web/blog, anda pula perlu memperhatikan permalink gambar. Sebelum meng-upload gambar, ubah nama arsip sebagai lebih naratif. Misalnya, anda baru saja menciptakan foto menggunakan sebuah kamera digital atau kamera smartphone, maka nama arsip gambar akan diberi nama secara otomatis sesuai setting, model: Photoa11234.jpg. Ubah nama arsip tersebut sebagai naratif, memberikan citra tentang foto itu. Tambahkan hypen (strip) untuk menaruh spasi, sama seperti nama file pada permalink halaman blog.

Contoh: foto-pantai-legian-bali-2013.jpg

Nama file yg agak panjang dan deskriptif tidak kasus, asalkan nir dibanjiri menggunakan keyword sama berulangkali.

2. Penggunaan Alt Text (Teks dalam Atribut Alt)

Selain berguna bagi pengunjung apabila gambar gagal dimuat oleh browser atau karena beberapa alasan lain, teks dalam atribut alt mempunyai fungsi deksriptif bagi search engine. Search engine tidak bisa "melihat" gambar. Dia hanya bisa "membaca" teks. Teks di pada alt berfungsi sebagai anchor text (sama misalnya anchor text link). Alt bisa lebih deksriptif lagi daripada nama arsip gambar. Tapi tentu syaratnya sama, jangan dibanjiri dengan keyword.
Contoh alt pada tag link serta gambar:
< a href="url gambar atau url laman tertentu">alt="ini aku beserta pacarku pada pantai legian bali" src="urlgambar" />

Cara Menambahkan teks alt pada Blogger
Cara 1: Anda sanggup menambahkan teks ke pada tag gambar misalnya contoh di atas, yaitu melalui "HTML" mode di post editor setelah mengupload gambar.
Cara 2: Klik gambar yg timbul pada dalam post editor sehabis diupload dan dimasukkan ke dalam post. Akan muncul pilihan menu misalnya model di bawah, kemudian klik "properties".
Kemudian isikan teks ke dalam kolom alt text serta klik "OK.

3. Ukuran File Gambar

Meski Google tidak menaruh spesifikasi ukuran arsip tertentu pada gambar yg layak diindeks, tetapi secara implisit Google menyampaikan ini. Disampaikan bahwa berat suatu page yg terlalu besar menghipnotis loading web, serta niscaya ini berpengaruh terhadap user. Ini sebagai pertimbangan tersendiri bagi Google karena Google sangat memperhatikan user experience. Oleh karena itu, sedikit poly, kecepatan loading web/blog mempengaruhi SEO. Salah satu penyebab, bahkan sebab terbesar, suatu page web sebagai sangat berat adalah gambar. Oleh karena itu, gambar yg teroptimasi ukuran file-nya sangat krusial. Gunakan tool kompresi dan meningkatkan secara optimal gambar yg nir mengurangi kualitas, misalnya anda bisa melakukan kompresi dan meningkatkan secara optimal PNG menggunakan PNGGauntlet.

4. Teks yang Mengelilingi Gambar

Sama halnya dengan impak teks yang mengelilingi link (kadar relevansi), teks pada kurang lebih gambar juga berpengaruh lantaran menaruh gambaran dan fokus relevansi terhadap topik yang sedang dibicarakan (di pada gambar). Mengapa demikian? Sebab keyword-keyword di dalam teks di kurang lebih gambar atau teks di dalam sebuah laman dimana terdapat gambar tersebut memberi informasi sekaligus mendorong Google buat memperhitungkannya. Pastikan pelukisan (nama arsip serta teks alt) gambar anda relevan menggunakan teks pada sekitarnya, dan juga kebalikannya. Penggunaan caption/teks deskripsi pada bawah gambar(opsional) jua merupakan bagian menurut teks yg mengelilingi gambar.

Kesimpulan

Sebagai sebuah konten, gambar perlu diperhatikan penggunaannya. Penggunaan pelukisan yang sempurna tidak hanya akan berpengaruh baik terhadap user, tapi juga terhadap upaya SEO dan usaha menaikkan traffic. Ada 4 elemen penting yang perlu diperhatikan: nama arsip gambar, teks dalam atribut alt, berukuran gambar, dan teks yg mengelilingi gambar. Akhirnya, tentu semua upaya ini kembali pada kreativitas anda pada mengoptimalkan keempat hal tersebut. Jika ingin mempelajari lebih lanjut tentang relevansi antara gambar web, atribut alt, pengunjung web, dan SEO, simak artikel saya pada tautweb.com.
Have a nice... "Picturing"! :)
------------------
Update:
Untuk meluruskan, serta jua kabar bagi yg masih bingung menggunakan atribut ALT serta atribut TITLE:
Alt adalah pengganti anchor text, bisa dicermati saat gambar gagal dimuat. Sedangkan title merupakan keterangan dalam gambar serta link, timbul waktu mouse diarahkan di atas gambar atau link.
Contoh:
TITLE
Cek, arahkan mouse:
ALT
Ketika gambar gagal dimuat, atau lantaran sebab-karena lain sebagai akibatnya gambar nir ada, maka Alt akan menggantikan menjadi anchor text, sama seperti link. Seperti ini (cek pula buat melihat fungsi title di pada link):

Simak selengkapnya pada HTML Link, Link Gambar, dan Atribut-Atributnya.

© hak cipta2019 - 'til drop. tentang-soal.blogspot.com. All rights reserved!

Tidak ada komentar untuk "4 Tips Optimalisasi Gambar untuk Meningkatkan SEO dan Traffic"