Cara Aktifkan atau Nonaktifkan Scheduled Task di Windows 10/11

 


Task Scheduler adalah komponen bawaan di system operasi Windows yang memungkinkan pengguna menjadwalkan tugas (seperti menjadwalkan Shutdown atau Restart) untuk tanggal dan waktu tertentu. Pada interface atau antarmukanya, anda dapat melihat status setiap scheduled task.


Jika anda melihat status sebagai Ready, maka itu berarti tugas tertentu diaktifkan. Di sisi lain, jika itu menunjukkan status sebagai Disabled, itu berarti tugas tertentu telah dinonaktifkan. Pengguna juga dapat mengubah status scheduled task secara manual.


Jika ada beberapa tugas yang tidak perlu dijadwalkan dan anda ingin menonaktifkan scheduled task tersebut di Windows 10 atau Windows 11 anda, maka artikel kali ini dapat membantu anda dengan beberapa opsi bawaan. Anda juga dapat mengaktifkan kembali scheduled task kapanpun anda mau.



Mengaktifkan atau menonaktifkan Scheduled Task


Anda dapat mengaktifkan atau menonaktifkan scheduled task dengan tiga cara berbeda. Mari kita lihat bagaimana melakukannya dengan tiga cara tersebut secara terperinci.



1 Menggunakan Task Scheduler


Langkah-langkah berikut akan memandu anda tentang cara menggunakan Task Scheduler untuk mengaktifkan atau menonaktifkan scheduled task.

  • Buka Task Scheduler dengan menekan tombol Win + R, kemudian ketik taskschd.msc dan tekan Enter. Anda dapat membukanya dari Start menu atau mencarinya dengan menggunakan Search Windows di taskbar.
  • Di jendela Task Scheduler, perluas Task Scheduler Library di panel kiri.
  • Kemudian pilih folder dimana anda memiliki scheduled task yang ingin anda nonaktifkan.
  • Di panel tengah, klik kanan pada task/tugas dan pilih Disable.



Ini akan menonaktifkan tugas itu sesegera mungkin. Untuk mengaktifkan scheduled task, cukup gunakan langkah-langkah di atas dan pilih opsi Enable dari klik kanan tugas di langkah terakhir.



2. Menggunakan Command Prompt


Berikut adalah langkah-langkah untuk mengaktifkan atau menonaktifkan scheduled task menggunakan Command Prompt.

  • Tekan tombol Win + R, kemudian ketik cmd dan tekan Ctrl + Shift + Enter untuk menjalankan Command Prompt dengan hak admin. Anda juga dapat menggunakan Search Windows untuk menemukannya, kemudian klik kanan padanya dan pilih Run as administrator.
  • Untuk menonaktifkan scheduled task, masukkan perintah berikut di Command Prompt dan tekan Enter.


schtasks /Change /TN "\FolderName\TaskName" /Disable

  • Untuk mengaktifkan kembali scheduled task, masukkan perintah berikut dan tekan Enter.

schtasks /Change /TN "\FolderName\TaskName" /Enable


Perhatikan bahwa dalam dua perintah di atas, anda harus mengganti FolderName dan TaskName dengan nama folder dan nama tugas sebenarnya yang tersedia di Task Scheduler.


3. Menggunakan Windows PowerShell

Langkah-langkah untuk mengaktifkan atau menonaktifkan scheduled task menggunakan Windows PowerShell adalah sebagai berikut.

  • Buka Windows PowerShell dengan hak admin. Di Windows 10, tekan tombol Win + I dan pilih Windows PowerShell (admin), sementara di Windows 11, gunakan Search Windows untuk menemukan Windows PowerShell, kemudian klik kanan padanya dan pilih Run as administrator.
  • Kemudian di PowerShell, masukkan perintah berikut dan tekan Enter untuk menonaktifkan scheduled task.

Disable-ScheduledTask -TaskPath "\FolderName\" -TaskName "Enter TaskName"

  • Untuk mengaktifkan kembali tscheduled task, masukkan perintah berikut dan tekan Enter.

Enable-ScheduledTask -TaskPath "\FolderName\" -TaskName "Enter TaskName"


Dalam dua perintah di atas, anda harus memasukkan nama folder dan nama tugas yang sama persis dengan yang ada di Task Scheduler.

Setelah menjalankan perintah di Command Prompt atau PowerShell, anda dapat memeriksa status tugas di jendela Task Scheduler. Jika tidak menampilkan status yang diperbarui, klik kanan di ruang kosong di panel tengah jendela Task Scheduler dan pilih opsi Refresh.



Apakah boleh menonaktifkan Task Scheduler?
Tidak, tidak boleh menonaktifkan Task Scheduler Service. Ini diperlukan oleh OS Windows karena menjalankan tugas yang ditentukan pengguna dan juga menjalankan tugas system. Jika anda menonaktifkan Task Scheduler secara permanen atau sementara, beberapa tugas system akan berhenti dijalankan. Dan akibatnya, anda mungkin mengalami beberapa error atau masalah serius pada komputer anda. Oleh karena itu, menonaktifkan Task Scheduler tidak disarankan.

Bagaimana cara mengaktifkan Scheduled task history?
Secara default, opsi task history dinonaktifkan di Task Scheduler. Jika anda ingin mengaktifkannya, ikuti langkah-langkah yang disebutkan di bawah ini.
  • Buka jendela Task Scheduler seperti langkah diatas.
  • Kemudian klik Task Scheduler (Local) di panel kiri.
  • Selanjutnya klik menu Action dan pilih opsi Enable All Tasks History.



Untuk melihat task history untuk tugas tertentu, klik kanan pada tugas tersebut dan pilih Properties. Setelah itu, klik pada tab History. Atau anda juga dapat memilih tugas, kemudian klik tab History yang tersedia di panel tengah Task Scheduler. Ini akan menunjukkan semua history yang terkait dengan tugas tertentu.

Itu dia. Semoga membantu anda! Sekarang saatnya anda wajib membaca cara mengatur Start Scheduled Tasks dengan penundaan di Windows. Metode ini berguna seperti untuk mengatur waktu peluncurkan program startup. Solusi ini akan meningkatkan waktu startup di PC anda.

Sekian tutorial kali ini, semoga bermanfaat dan membantu anda dalam mengaktifkan atau menonaktifkan Scheduled Task di Windows 10 atau Windows 11 anda. Jangan lupa tinggalkan komentar anda dibawah ini untuk berbagi pemikiran serta pengalaman anda dalam mengikuti tutorial ini. Terimakasih dan GBU. BERSATU LAWAN COVID-19!!

Tidak ada komentar untuk "Cara Aktifkan atau Nonaktifkan Scheduled Task di Windows 10/11"